BEM FK UGJ Gelar Donor Darah X Tenda Tensi, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Gelar Donor Darah X Tenda Tensi Sebagai Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat
Az Zahra Zakiyatun Nisa
UGJ-TV, CIREBON
– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya
Gunung Jati Cirebon kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan dan
kemanusiaan melalui kegiatan "Donor
Darah X Tenda Tensi" yang digelar di kampus 4 Fakultas
Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati, pada Minggu, 25 Mei 2025.
Dengan
mengusung tema ERITROSIT "Embrace
Together With Your Blood For Save Each Other" memiliki makna semangat gotong royong dan nilai-nilai kemanusiaan
melalui simbol eritrosit. Dengan saling
merangkul dan berkontribusi
melalui darah kita sendiri, kita bisa membantu dan menyelamatkan satu sama lain.
Kegiatan
ini disambut antusias oleh para peserta. Tidak hanya mahasiswa Fakultas
Kedokteran UGJ, tetapi masyarakat umum dari sekitar kampus juga turut
berpartisipasi.
Pemeriksaan
kesehatan yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan asam
urat juga merupakan rangkaian dari acara tersebut. Selain itu, kegiatan donor
darah yang diselenggarakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
Kota Cirebon turut menjadi bagian penting dari acara ini. Tidak hanya berfokus
pada aspek kesehatan, acara ini juga dimeriahkan dengan senam aerobik yang
menambah semangat dan antusiasme para peserta.
Muhammad Hibban,
selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa tujuan utama diselenggarakannya
kegiatan Donor Darah X Tenda Tensi
adalah untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat,
terutama dalam hal donor darah. Ia menyoroti bahwa tingkat kesadaran masyarakat
untuk melakukan donor darah masih tergolong rendah, sehingga kegiatan ini
diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan ajakan bagi masyarakat untuk lebih
peduli terhadap sesama.
Selain itu,
keberadaan Tenda Tensi
bertujuan sebagai upaya pencegahan terhadap penyakit tidak menular seperti
hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, yang dapat memicu penyakit serius
seperti stroke dan serangan jantung. Melalui pemeriksaan tekanan darah
dan kadar gula serta kolesterol, masyarakat diharapkan lebih sadar akan
pentingnya menjaga kesehatan secara berkala.
Adapun
harapan ke depannya, Muhammad Hibban berharap agar kepedulian sosial masyarakat
terhadap donor darah terus meningkat setiap tahunnya. Ia juga berharap kegiatan
seperti ini dapat mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat,
salah satunya dengan rutin berolahraga.

Komentar
Posting Komentar