Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Bincang Buku: Menyelami Cinta Yang Mekar Dan Takdir Yang Menggugurkan Dalam Puisi “Sonet: Hei! Jangan Kaupatahkan” Karya Sapardi Djoko Damono

Gambar
  Sebuah Renungan Untuk Jiwa Yang Pernah Menggenggam Cinta Tanpa Pernah Benar-Benar Memilikinya Melalui Puisi “Sonet: Hei! Jangan Kaupatahkan” Karya Sapardi Djoko Damono Dwi Riyanto UGJ-TV, CIREBON –   Bagaimana jika kamu mencintai seseorang hingga rasanya seluruh hidupmu ikut bernapas melalui dirinya, seolah setiap langkah, setiap detak kecil dalam tubuhmu selalu mencari jejak kehadirannya. Namun, ketika kamu sedang begitu yakin pada perasaanmu, dunia justru berbisik pelan nyaris tak terdengar namun cukup untuk membuatmu goyah : “Kalian tidak ditakdirkan untuk bersama.” Bagaimana jika kamu berada dalam sebuah hubungan yang penuh kasih, di mana kalian saling menjaga, saling menguatkan, dan saling menemukan satu sama lain tetapi setiap kali kalian mencoba melangkah lebih dekat selalu ada tembok yang menjulang terlalu tinggi untuk dilewati seakan-akan dunia memang tidak pernah benar-benar berniat memberi kalian ruang untuk saling bertahan dan mencintai. Banyak orang pernah m...

Bincang Buku : Memperkuat Mental Ala Stoik Lewat Bab 6 “Filosofi Teras”

Gambar
  Melihat Hidup dari Sisi Lain dan Belajar Tenang Bersama Bab 6  “FILOSOFI TERAS “ Yunianur Anggraeni UGJ-TV, CIREBON  –    Kadang hidup memang ngga berjalan sesuai rencana—ada aja hal kecil yang bikin jengkel, nyesek, atau bahkan bikin kita bertanya “Kenapa sih harus aku?” Tapi lewat bab 6 Filosofi Teras , aku belajar bahwa cara terbaik menghadapi hidup bukan dengan menolak hal buruk, melainkan dengan memperkuat mental lewat 2 hal:  premiditatio malorum dan amor fati   —membayangkan kemungkinan buruk dan mencintai segala yang terjadi. Pernah gak sih, kalian kebanyakan mikir sampai cemas sendiri? Kadang, hal – hal yang kita takutin ternyata gak separah itu. Stoisisme —atau filsafat stoa —ngajarin hal yang kelihatannya sederhana tapi dalem banget: hadapi kemungkinan terburuk itu sebelum terjadi. Seneca pernah bilang “Anggaplah apa yang kamu khawatirkan mungkin terjadi, pasti terjadi ; lalu kalian pikirin sungguh-sungguh … kalian akan sadar, ternyata g...