Masih Takut Ngomong dan Low Profile di Media Sosial? Seminar Nasional Ifest 2026 Ajak Generasi Muda Bangun Public Speaking dan Personal Branding

 KSM Idental Radio Gelar Ifest 2026 Hadirkan Seminar Public Speaking dan Personal Branding Untuk Dorong Generasi Muda Berani Tampil dan Bersuara


Dwi Riyanto

UGJ-TV, CIREBON – Kamis, 25 Juni 2026, KSM Idental Radio Universitas Swadaya Gunung Jati sukses menggelar Seminar Nasional Ifest (Idental Festival) 2026 yang mengangkat tema “Public Speaking & Personal Branding Gen Z” yang bertempat di Auditorium Kampus 1 Universitas Swadaya Gunung Jati. Kegiatan seminar ini menghadirkan dua narasumber inspiratif yaitu Ibu Welly Wihayati, S.Sos., M.Si. selaku Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UGJ dan Kak Salsabila Nur Azizah sebagai Content Creator, Self Growth Enthusiast, serta Public Speaker yang membagikan wawasan dan pengalaman seputar pentingnya public speaking dan personal branding bagi generasi muda.

Pada sesi pertama, Ibu Welly Wihayati, S.Sos., M.Si. membawakan materi bertajuk “Mengenal Public Speaking, Membangun Personal Branding: Berani Bersuara, Berani Beraksi.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya membangun personal branding melalui pengenalan potensi, karakter, dan keunikan diri guna meningkatkan kepercayaan serta peluang di dunia akademik maupun profesional. Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan public speaking lebih banyak dipengaruhi oleh kesiapan mental dibandingkan kemampuan teknis, sehingga rasa gugup dan kurang percaya diri dapat diatasi melalui pola pikir positif serta latihan yang konsisten. Selain penyampaian materi, pada sesi ini juga dilakukan praktik tes pembacaan berita yang dicoba oleh salah satu peserta sebagai bentuk penerapan langsung teknik public speaking yang telah dipelajari.


Pada sesi kedua, Pada sesi kedua, Salsabila Nur Azizah atau lebih dikenal Sarasa Bira membawakan materi bertajuk “The Power of Expression: Bukan Sekadar Bicara, Tapi Mampu Terasa.” Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta untuk berani mengekspresikan diri, menyampaikan ide, dan menunjukkan potensi yang dimiliki tanpa takut akan penilaian orang lain. Beliau menegaskan bahwa banyak orang gagal bukan karena kurang potensi, melainkan karena terlalu takut untuk memulai dan tampil. Selain itu, beliau menjelaskan bahwa personal branding bukanlah pencitraan, melainkan reputasi yang dibangun melalui konsistensi, nilai, dan kebiasaan yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengalaman pribadinya sebagai content creator, founder komunitas, dan public speaker, beliau membagikan pentingnya keberanian, kepercayaan diri, serta konsistensi dalam membangun citra diri yang positif. Pada sesi ini, peserta juga diajak mengikuti berbagai aktivitas interaktif, seperti refleksi diri, challenge personal branding, dan micro workshop storytelling untuk melatih kemampuan komunikasi serta menggali pengalaman hidup yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun personal branding.

Dalam sesi wawancara, Salsabila Nur Azizah menyampaikan bahwa kemampuan public speaking menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa. Menurutnya, ketika memasuki dunia kerja, seseorang tidak hanya dinilai dari prestasi akademik atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga dari kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan gagasan dengan baik. Ia juga menekankan bahwa personal branding dapat menjadi sarana untuk menunjukkan nilai, potensi, dan keunikan diri kepada orang lain. “Public speaking sangat penting dipelajari oleh mahasiswa, karena saat lulus kita tidak hanya dilihat dari nilai IPK atau hasil akademik, tetapi juga dari kemampuan public speaking yang kita miliki. Dengan kemampuan tersebut, terutama di lingkungan pekerjaan, ditambah personal branding yang baik, kita bisa memperlihatkan value yang kita miliki,” ujarnya.

Selain seminar dan pemaparan materi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Vinuz Band sebagai rangkaian penutup acara. Alunan musik yang dibawakan berhasil menciptakan suasana yang hangat, santai, dan penuh kebersamaan setelah peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat akan ilmu dan inspirasi. Sebagai bagian dari tim delegasi, saya dapat merasakan secara langsung antusiasme yang begitu besar dari para peserta. Senyum, tawa, serta interaksi yang terjalin selama penampilan berlangsung menjadi gambaran bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Suasana auditorium yang sebelumnya dipenuhi fokus dan semangat belajar perlahan berubah menjadi ruang yang penuh keakraban, di mana peserta dapat menikmati setiap momen bersama. Penampilan Vinuz Band menjadi penutup yang sempurna, menghadirkan energi positif sekaligus meninggalkan kesan hangat yang akan terus diingat oleh para peserta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UGJ-TV

Menuju Indonesia Emas 2045! Administrasi Publik Competition Vol. 4 Mengajak Generasi Muda Menjadi Kompetitif dan Kreatif

Penuh Inspirasi! KOMETAFEST 2026 Menyalakan Semangat Kreativitas Generasi Muda